*ONE DAY ONE HADITS*
*Larangan Mencampur Kuburan Muslim dan non-Muslim*
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النَّفِيلِيُّ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ مَرْجَانَةَ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ،
أَنَّ النَّبِيَّ صل الله عليه وسلم كَانَ يُجْمَعُ بَيْنَ الرَّجُلَيْنِ مِنْ قَتْلَى أُحُدٍ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ، ثُمَّ يَقُولُ: أَيُّهُمَا أَكْثَرُ أَخْذًا لِلْقُرْآنِ؟ فَإِذَا أُشِيرَ لَهُ إِلَى أَحَدِهِمَا قَدَّمَهُ فِي اللَّحْدِ، وَقَالَ: أَنَا شَهِيدٌ عَلَى هَؤُلَاءِ، وَأُمِرَ بِدَفْنِهِمْ فِي دِمَائِهِمْ، وَلَمْ يُغَسَّلُوا، وَلَمْ يُصَلَّ عَلَيْهِمْ.
وَقَالَ فِي قَتْلَى أُحُدٍ: «فَصِلُوا بَيْنَ قُبُورِ الْمُسْلِمِينَ وَقُبُورِ الْمُشْرِكِينَ»
Dari Jabir bin Abdullah r.a., ia berkata:
Rasulullah shalallahu alaihi wa salam mengumpulkan dua orang dari korban perang Uhud dalam satu kain kafan, lalu beliau bersabda:
"Siapa di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al-Qur'an?"
Jika ditunjukkan kepada salah satunya, maka beliau mendahulukannya di liang lahat.
Beliau bersabda:
"Aku menjadi saksi atas mereka."
Beliau memerintahkan agar mereka dikubur dengan darahnya (tanpa dimandikan) dan tidak dishalatkan.
Dan beliau bersabda:
"Pisahkanlah antara kuburan kaum Muslimin dan kuburan orang musyrik."
Diriwayatkan oleh Abu Dāwūd (no. 3211).
Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:
1- Hadis di atas menjadi dalil utama larangan mencampur kuburan Muslim dan non-Muslim.
2- Hukumnya haram (tidak boleh) jika tanpa uzur, tetapi boleh jika terpaksa (darurat), seperti di negeri non-Muslim.
3- Pemisahan ini bersifat syiar dan penghormatan terhadap kaum Muslimin, bukan karena ada dampak ruhani pada jenazah.
Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an :
- Perbedaan antara Orang Beriman dan Kafir. Menegaskan bahwa Muslim dan kafir tidak disamakan, bahkan dalam urusan pemakaman.
Hal ini sejalan dengan prinsip Al-Qur'an yang membedakan posisi dan kehormatan antara orang beriman dan orang kafir.
أَفَنَجْعَلُ الْمُسْلِمِينَ كَالْمُجْرِمِينَ , مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ
"Apakah Kami akan menjadikan orang-orang Muslim seperti orang-orang yang berdosa?
Bagaimana mungkin kamu menetapkan hukum seperti itu?"
(QS. Al-Qalam: 35–36)
Komentar
Posting Komentar