Bersungguh-sungguh dan Bersegera dalam Beramal Saleh untuk Meraih Surga

ONE DAY ONE HADITS
Senin, 12 Januari 2026 / 23 Rajab 1447

Bersungguh-sungguh dan Bersegera dalam Beramal Saleh untuk Meraih Surga


.

عن أَبي هريرة رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُول الله صلى الله عليه وسلم: ((مَنْ خَافَ أدْلَجَ، وَمَنْ أدْلَجَ بَلَغَ المَنْزِلَ. ألا إنَّ سِلْعَةَ اللهِ غَالِيَةٌ، ألا إنَّ سِلْعَةَ الله الجَنَّةُ)). رواه الترمذي، وَقالَ: (حَدِيثٌ حَسَنٌ). 

Dari Abu Hurairah r-a- katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Barangsiapa yang takut bermalam, tentu ia terus berjalan di waktu malam - untuk pulang - dan barangsiapa yang berjalan malam-malam, tentu sampai di rumah. Ingatlah bahawasanya harta-benda Allah itu adalah mahal sekali. Ingatlah bahawasanya harta-benda Allah yang dimaksudkan itu ialah syurga."
(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahawa ini dalah Hadis hasan.)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:

1- Motivasi untuk bersegera dalam beramal saleh.
Seperti orang yang takut bahaya lalu berangkat lebih awal, seorang mukmin harus segera dalam ketaatan sebelum datang halangan: sakit, malas, atau kematian.
2- Surga tidak murah  ia membutuhkan usaha dan pengorbanan.

 "إِنَّ سِلْعَةَ اللَّهِ غَالِيَةٌ"

Surga adalah mahal, artinya tidak akan diperoleh dengan hidup bermalas-malasan, banyak dosa, atau menuruti hawa nafsu.
3- Rasa takut kepada Allah mendorong amal.
Rasa takut (خوف) bukan membuat putus asa, tetapi menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik sebagaimana rasa takut dalam perjalanan membuat orang berhati-hati dan cepat sampai.
4- Perjalanan menuju akhirat adalah nyata. Hidup ini seperti perjalanan menuju "manzil" (tempat tujuan). Setiap orang sedang berjalan menuju akhiratnya cepat atau lambat, ringan atau berat.
5- Perlu keseimbangan antara harapan dan rasa takut.
Rasa takut akan azab Allah dan harap terhadap rahmat-Nya menjadi bahan bakar iman yang menuntun ke surga.
6- Kesungguhan adalah kunci.
Tidak cukup hanya mengaku beriman  harus disertai amal nyata, istiqamah, dan kesungguhan sebagaimana musafir yang tidak berhenti di tengah jalan.
7- Hadits ini menanamkan semangat bahwa:
"Menuju surga tidak mudah, tetapi bagi yang bersungguh-sungguh dan takut kepada Allah, Allah akan memudahkan jalannya."

Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an :

1- Memerintahkan umat Islam untuk berlomba dalam amal saleh, sama seperti hadits yang menggambarkan orang yang berangkat lebih awal (أدلج) agar cepat sampai ke tujuan (surga).
Keduanya menekankan semangat dan kecepatan dalam berbuat baik sebelum datangnya halangan.

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

"Maka berlomba-lombalah kalian dalam (mengerjakan) kebaikan."
(QS. Al-Baqarah [2]: 148)

2- Bahwa surga adalah mahal dan mulia, sehingga untuk mendapatkannya, seseorang harus bergegas dan bersungguh-sungguh dalam ketaatan.

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang bertakwa."(QS. Āli 'Imrān [3]: 133)

3- Hadits "مَنْ خَافَ أَدْلَجَ" menekankan mujāhadah (kesungguhan) untuk mencapai tujuan akhir (surga).
Allah menjanjikan petunjuk bagi mereka yang bersungguh-sungguh.

 وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا

"Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami, pasti akan Kami tunjukkan jalan-jalan Kami."(QS. Al-'Ankabūt [29]: 69).

Komentar